Minggu, 31 Agustus 2014

Target Ambisius Jaguar-Land Rover Indonesia

Jakarta, KompasOtomotif - PT Grandauto Dinamika (GAD) sebagai pemegang merek Jaguar dan Land Rover (JLR) di Indonesia, sangat optimis mengarungi tahun ini. Target ambisius langsung dipatok, padahal produk-produk yang dijual harganya minimal Rp 1 miliar. Diperkirakan 400 Land Rover harus terjual selama 2014. Sedangkan Jaguar 100 unit. 

"Tahun ini bisa naik (penjualan). Kami sudah antisipasi dengan produk-produk pengganti di bawah 3.000cc untuk menghindari PPnBM 125 persen. Lagipula, kondisi ekonomi dan sosial masyarakat ada kenaikan yang pengaruhi daya beli konsumen itu sendiri," ujar Lisa Wijaya, Chief Operating Officer GAD, (6/6/2014).

Patokan angka tersebut, urai Lisa, mengacu pada raihan tahun lalu. Total penjualan Land Rover 125 unit, sedangkan Jaguar 60-an. Namun angka tersebut dihitung mulai Mei 2013 ketika GAD ditunjuk sebagai agen tunggal JLR di Indonesia. Artinya, GAD akan menjalani satu tahun penuh untuk pertama kalinya di 2014 ini.

Sebagai laporan awal, sampai Mei lalu, sudah lebih 100 Land Rover dan 40-an Jaguar terjual. Jelas taget masih jauh, tapi GAD tetap percaya diri dengan angka yang sudah ditetapkan. "Konsumen kami punya karakter sendiri. Biasanya mereka sudah punya mobil luxury lain sebelum membeli," jelas Lisa.

Pilihan
Strategi untuk mengejar target adalah menghadirkan lebih banyak produk pilihan. Empat model sudah meluncur tahun ini, yakni Land Rover Discovery, Jaguar XJ 2.0L, All-New Range Rover 3.0L, dan Jaguar F-Type. Masih ada dua produk lagi disiapkan hingga akhir 2014.

Selain itu, jaringan juga akan ditambah. Jika saat ini ada tiga dealer 3S di Jakarta, dan 1 dealer 1S di Surabaya, bakal bertambah dua lagi. Satu di lagi Jakarta dan satu lagi Kalimantan. Untuk daerah luar Jawa, GAD menyasar konsumen Land Rover karena menyesuaikan kontur daerah.

Empat Raksasa Jepang Sokong "Charger" Mobil Listrik

Tokyo, KompasOtomotif - Empat raksasa otomotif asal Jepang kembali bergandengan tangan menciptakan perusahaan gabungan baru, Nippon Charge Service LCC. Perusahaan ini disiapkan untuk menopang infrastruktur stasiun pengisian baterai (charger) untuk konsumen umum di seluruh Jepang.

Keempat prinsipal yang terlibat, adalah Toyota Motor Corporation, Nissan Motor Company Limited, Honda Motor Company, dan Mitsubishi Motors Corporation. Keberadaan infrastruktur ini bertujuan meningkatkan kenyamanan konsumen pengguna kendaraan yang mengonsumsi listrik, mulai dari hibrida "plug in" atau listrik murni.

Gerakan ini ditopang langsung oleh Development Bank of Japan (DBJ) dengan dana segar, bertujuan meningkatkan daya saing industri Jepang di pasar global. 

12 November 2013, Toyota , Nissan , Honda, dan Mitsubishi sempat mengumumkan kerjasama dengan menyokong pembangunan infrastruktur ini. Semangat serupa ditunjukan Pemerintah Jepang dengan menyiapkan dana hibah untuk setiap pendirian stasiun pengisian baterai untuk aplikasi yang lolos kriteria.
Target
Program ini menargetkan setiap titik pengisian baterai akan punya nilai publik yang tinggi, dan ditopang baik oleh swasta dan pemerintah. Bantuan keuangan akan disiapkan untuk bisnis dan operasional, termasuk mendirikan stasiun pengisian di tempat-tempat strategis, seperti hotel, rest area, tol, toko, dan jalan raya.

Nippon Service Charge akan mengelola jaringan ini dan beberapa stasiun pengisian yang sudah ada diminta masuk dalam satu payung yang sama.

Di bawah naungan satu payung, setiap konsumen dari empat merek itu akan memperoleh kartu pengisian baterai universal yang bisa diterima di seluruh lokasi. Sistem ini mulai bergulir akhir tahun ini. Dengan infrastruktur yang mudah ditemukan dan digunakan konsumen akan memaksimalkan populasi kendaraan konsumsi listrik dalam jangka panjang.

Sabtu, 30 Agustus 2014

Ford Pamerkan Teknologi Keselamatan di Taipei



Taipei, KompasOtomotif - Ford akan memperkenalkan teknologi terbarunya dalam bidang keselamatan, Vehicle-to-Vehicle (V2V) di pelataran parkir Miramar, distrik Shongshan, Taipei, Taiwan. Acara ini merupakan bagian dari keterlibatan Ford di pameran teknologi  Computex di Taipei, Taiwan, 3-7 Juni 2014.

Teknologi ini akan disematkan pada dua unit Kuga, dan bakal ditunjukkan apa saja kebolehannya. Perkenalan ini sekaligus yang pertama kali dilakukan Ford untuk kawasan Asia Pasifik. Jadi, dua unit Kuga akan melakukan beberapa skenario. Intinya, Ford akan menunjukkan efektivitas V2V dalam mencegah terjadinya kecelakaan di jalan.

“Teknologi V2V yang kami tampilkan di Computex hanya salah satu dari banyak cara yang dilakukan Ford, dalam memimpin penelitian dan pengembangan otomotif berteknologi tinggi. Kami juga akan menampilkan teknologi yang sudah ada, inovatif, dan berorientasi ke masa depan, serta yang masih dalam pengembangan," jelas Trevor Worthington, Wakil Presiden Pengembangan Produk Ford Asia Pasifik dalam keterangan resmi yang diterima KompasOtomotif(30/5/2014).

Mustang
Dalam pameran ini, Ford juga memboyong generasi terbaru Mustang yang disiapkan untuk banyak menyita perhatian mata pengunjung.  Model ikonis ini merupakan produk terkini dengan bekalan teknologi lengkap, antara lain, SYNC, MyKey dan Intelligent Access.

Bagi pengunjung yang datang, juga sudah disiapkan presentasi demo untuk SNYC dan sistem konektivitas Ford AppLink. Di stan pameran, Ford juga menyediakan layar hijau interaktif bagi pengunjung.

Mercedes-Benz ML Coupe, Siap Tantang BMW X6

Stuttgart, KompasOtomotif - Mercedes-Benz menyiapkan crossover sporty yang ditujukan buat melawan BMW X6. Model baru ini dirancang menggunakan dasar M-Class, dan bernama ML Coupe.

Model tersebut identik dengan Concept Coupe SUV yang ditampilkan pada Beijing Motor Show, bulan lalu. Sisi eksterior dengan garis otot yang tegas sesuai dengan ciri desain Mercedes-Benz saat ini, demikian dilansir Leftlanenews, Selasa (20/5/2016).

Desain dari model produksi akan mempertahankan konsep secara keseluruhan. Atap yang tinggi di depan, dengan garis belakang yang menukik, menyambung sampai lampu belakang.

Sektor interior dibuat lebih modern daripada model M-Class lainnya. Dasbor terinspirasi dari CLA-Class, dengan saluran udara model bulat, batang kemudi palang tiga dan layar besar yang menonjol di atas dasbor.

Mercedes-Benz membenamkan mesin V6. Buat model yang lebih bertenaga, konsumen  ditawarkan dengan tipe V8, turbocharged, yang berdaya mencapai 400 tenaga kuda. Semua model mesin dipadankan dengan transmisi otomatis dan sistem penggerak semua roda.
Rencananya ML Coupe akan perdana menyapa publik di Geneva Motor Show 2015, dan akan langsung dijual usai resmi diluncurkan.

Jumat, 29 Agustus 2014

Mobil Murah Kia Punya Banyak Kelebihan dari LCGC

Jakarta, KompasOtomotif - Kia Indonesia mengklaim menawarkan banyak kelebihan dari Morning ketimbang produk LCGC yang sudah ada di pasar. Kualitas global yang kerap didengungkan agen tunggal pemegang merek (ATPM) ini menjadi salah satu alasan utamanya.

"Mobil ini diimpor utuh dari Korea Selatan, jadi sama kualitasnya dengan Morning yang dijual di negara asalnya, yang dipasarkan ke Eropa, maupun Amerika Serikat," jelas Hartanto Sukmono, Direktur Pemasaran PT Kia Mobil Indonesia (KMI), di Jakarta Selatan, Selasa (20/5/2014).

Kelengkapan
Arifani Perbowo, GM Product Development KMI, menambahkan, ada beberapa kelebihan yang ditawarkan ketimbang model sekelasnya. Pertama, dari segi desain merupakan kreasi dari tim desainer Peter Schreyer yang sudah diakui melalui berbagai penghargaan dunia.

Kedua, soal kenyamanan yang lebih baik. Penggunaan bodi monokok memberikan kenyamanan dan keamanan berkendara. Interior lega dengan materi berkualitas. Sistem kemudi dengan teknologi motor driven power steering (MDPS) ditambah tilt steering untuk menyesuaikan tinggi-rendah posisi kemudi.
Tiga pelapis peredam suara pada panel dasbor dan penggunaan dua lapis karet pintu, memberikan kenyamanan berkendara maksimal, dan kesenyapan kabin penumpang. Eco mode untuk memandu pengemudi berkendara efisien dan ekonomis. Multi Information Display (MID) dengan  trip meter, jarak tempuh, rata-rata konsumsi BBM, dan indikator Eco Mode. Paling menarik, sistem Audio dikoneksi dengan USB dan Aux-in, tanpa selot untuk CD atau kaset.

Mesin
Kelebihan lain yang ditawarkan, meliputi mesin tiga silinder, 1.0 liter, Dual CVVT, DOHC, yang mampu menghasilkan tenaga besar tetapi tetap hemat bahan bakar. Mesin ini menggunakantiming chain sehingga performa lebih tangguh dan perawatan relatif lebih lama ketimbang menggunakan timing belt.
"Teknologi CVVT selama ini hanya tersedia pada mobil-mobil kelas mewah, tapi Kia menghadirkannya ke segmen entry level," jelas Arifani.

Terakhir, kelebihan lain yang tidak bisa ditawarkan merek lain adalah garansi perusahaan terhadap kerusakkan produk selama lima tahun kepemilikan atau 150.000 km. "Garansi ini tidak hangus untuk kepemilikan kedua dan seterusnya, selama masih dalam waktu yang ditentukan. Maksudnya, kalau Anda menjual mobil dalam tahun kedua, konsumen kedua itu masih menikmati garansi sampai waktunya berakhir," tutup Arifani.

Rabu, 27 Agustus 2014

Kematian Pejalan Kaki Akibat Kendaraan Bermotor Menurun

Washington, KompasOtomotif - Menurut laporan terbaru organisasi representasi kemanan berkendara Amerika Serikat,Governors Highway Safety Association (GHSA), pada 6 bulan pertama 2013, kematian pejalan kaki di jalan raya telah berkurang 8,7 persen dibanding periode yang sama 2012.  
“Jalan raya memang hanya didesain untuk mengakomodasi kendaraan bermotor, jadi pedestrian jelas dirugikan. Perbedaan terbesar keduanya saat bertabrakan, konsekuensi bisa sangat serius buat pejalan kaki,” ucap Allan Williams, pembuat laporan.
Data tersebut berdasarkan lansiran “Pedestrian Traffic Fatalities by State: 2013 Preliminary Data” yang dikumpulkan dari 50 negara bagian. Kabar ini selaras dengan temuan National Highway Traffic Safety Administration yang memprediksi terjadi penurunan korban insiden 4 persen di periode yang sama.
Sejak 2009, GHSA mengatakan pertumbuhan jumlah korban kecelakaan pejalan kaki akibat lalu lintas selalu meningkat 4,9 persen. “Resesi ekonomi pada 2008-2009 mungkin saja membuat masyarakat lebih memilih berjalan untuk mengurangi biaya transportasi. Fokus pada jalan demi kesehatan dan lingkungan juga bisa jadi salah satu faktor,” imbuhnya.
Gangguan saat menyetir, perubahan ekonomi, tren sosial berjalan untuk kesehatan, perubahan demografis, cuaca “bersahabat”, adalah beberapa faktor utama yang menyebabkan 15 persen peningkatan kematian pedestrian dari 2009 ke 2012. Padahal kecelakaan yang mengakibatkan kematian pada pengendara akibat faktor lain berkurang 3 persen.

Mitsubishi Indonesia Kejar Penjualan 163.000 Unit di 2014

Jakarta, KompasOtomotif - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) masih optimis melihat potensi pasar mobil nasional tahun ini. Pemasar utama merek Mitsubishi di Indonesia, menargetkan penjualan tahun ini kembali meraih rekor baru mencapai 163.000 unit, atau naik 4 persen dari perolehan tahun lalu 157.352 unit dan menguasai pangsa 12,8 persen.

"Tahun lalu berhasil melampaui target kami yang ditetapkan 155.000 unit dan ini bagus," jelas Noboru Tsuji, Presiden Direktur KTB di sela Media Gathering, Jakarta Selatan, Jumat (7/3/2014).

Seperti diketahui, selama ini penjualan Mitsubishi ditopang oleh model kendaraan niaga ringan (LCV) dan truk ringan (CV). Tahun ini, akan lebih fokus menggarap segmen kendaraan penumpang (passenger car). Langkah kongkret yang sudah dilakukan, adalah dengan membagi divisi pemasaran internal perusahaan menjadi dua, kendaraan penumpang dan niaga.

"Ini semua bagian dari proses yang harus kami lalui, pertama kami mulai dari internal perusahaan. Divisi servis juga kami pisah antara kendaraan niaga dan penumpang, baru setelah itu produk menyusul," beber Kosei Tamaki, Executive GM Marketing Division MMC KTB.

Dari total target penjualan yang ditetapkan tahun ini (163.000 unit), ditargetkan kontribusi penjualan kendaraan penumpang bisa mencapai 96.000 unit. Angka tersebut disumbang dari beberapa model, yakni Pajero Sport, Outlander Sport, Mirage, Colt T120ss, dan L300. Sementara 67.000 unit akan disumbang oleh penjualan kendaraan komersial (CV) dari Colt Diesel dan Fuso.